3. 3. Pekerjaan Beton Bertulang
1. Sloof beton
Diketahui :
t = 20 cm
l = 15 cm
P1 = 71,5 m
P2 = 39,5 m
Maka :
• Volume sloof beton pada bangunan
Va = t x l x P1
= 0,20 m x 0,15 m x 71,5 m
= 2,15 m3
• Volume sloof beton pada pagar
Vb = t x l x P2
= 0,20 m x 0,15 m x 39,5 m
= 1,185 m3
• Volume keseluruhan sloof beton
V = Va + Vb
= 2,15 m + 1,185 m
= 3,335 m3
Keterangan :
V = volume keseluruhan sloof beton
Va = volume sloof beton pada bangunan
Vb = volume sloof beton pada pagar
P1 = panjang sloof beton pada bangunan
P2 = panjang sloof beton pada pagar
t = tinggi sloof beton
l = lebar sloof beton
2. Tiang atau Kolom Beton
Keterangan gambar :
Kolom warna merah = kolom bangunan ( kb1 )
Kolom warna abu-abu = kolom teras ( kb2 )
Kolom warna hijau = kolom pintu bangunan ( kb3 )
Kolom warna biru = kolom pagar 1 ( kb4 )
Kolom warna ungu = kolom pagar 2 ( kb5 )
• Kolom beton pada bangunan (kb1)
Diketahui :
P = 15 cm
L = 15 cm
T = 3 m
∑k = 15 buah
Maka :
$3B Va = P x L x T x ∑k
= 0,15 m x 0,15 m x 3 m x 15 buah
= 1,0125 m3
Keterangan :
P = panjang kolom beton
L = lebar kolom
T = tinggi kolom
∑k = jumlah kolom
Va = volume kolom pada bangunan
• Kolom beton pada teras (kb2)
Sebelum kita mulai menghitung pada volume kolom pada teras, teman perhatikan dulu gambar berikut :
Dari gambar detail pada kolom beton teras diatas, teman pasti tahu cara menghitung berapa luas atau volumenya. Ada beberapa cara untuk menghitungnya, namun saya hanya menggunakan 2 cara yaitu sebagai berikut :
Dari kedua cara yang akan kita gunakan, pertama yang akan kita hitung ialah berapa luasnya :
a. Cara pertama :
Untuk keterangan gambarnya saya sengaja memberikan gambar diatas dengan sangat detail untuk mendukung penjelasan saya dalam pekerjaan kita ini :
Pada gambar detail diatas, garis yang berwarna merah adalah daerah a. sedangkan daerah dengan garis putus-putus adalah daerah b.
Diketahui :
Pa = 30 cm
Pb = 15 cm
La = 25 cm
Lb = 10 cm
T = 3 m
∑k = 2 buah
Maka :
L = ( Pa x La ) – ( Pb x Lb )
= ( 0.30 m x 0,25 m ) – ( 0,15 m x 0,10 m )
= 0,075 m – 0,015 m
= 0,060 m2
b. Cara kedua
Untuk keterangan gambar diatas ini pada daerah yang bergaris putus-putus dan berwarna merah adalah daerah a. Kalau garis putus-putus yang berwarna biru adalah daerah b.
Diketahui :
Pa = 25 cm
Pb = 15 cm
La = 15 cm
Lb = 15 cm
T = 3 m
∑k = 2 buah
Maka :
L = ( Pa x La ) + ( Pb x Lb )
= ( 0,25 m x 0,15 m ) + ( 0,15 m x 0,15 m )
= 0,0375 m + 0,0225 m
= 0,060 m2
Keterangan :
P a = panjang keseluruhan daerah a pada kolom beton
La = lebar keseluruhan daerah a pada kolom betom
Pb = panjang keseluruhan daerah b pada kolom beton
Lb = lebar keseluruhan daerah b pada kolom beton
T = tinggi kolom
L = hasil luas dari kedua cara
$3B ∑k = jumlah kolom beton
Dari kedua cara tersebut, kita mendapatkan hasil yang nilainya sama yaitu 0,060 m2
Maka volume dari kolom teras adalah :
Vb = L x T x ∑k
= 0,060 m x 3 m x 2 buah
= 0,36 m3
Keterangan :
Vb = volume pada kolom teras
L = luas kolom teras
T = tinggi kolom teras
∑k = jumlah kolom
• Volume kolom beton pada pintu bangunan (kb3)
Diketahui :
P = 20 cm
L = 20 cm
T = 3 m
∑k = 2 buah
Maka :
Vc = P x L x T x ∑k
= 0,20 m x 0,20 m x 3 m x 2 buah
= 0,24 m3
Keterangan :
P = panjang kolom beton
L = lebar kolom beton
T = tinggi kolom beton
∑k = jumlah kolom beton
Vc = volume kolom pada pintu bangunan
• Volume kolom beton pada pagar ( kb4 )
Diketahui :
P = 15 cm
L = 15 cm
T = 2 m
∑k = 9 buah
Maka :
Vd = P x L x T x ∑k
= 0,15 m x 0,15 m x 2 m x 9 buah
= 0,405 m3
Keterangan :
P = panjang kolom beton
L = lebar kolom beton
T = tinggi kolom beton
∑k = jumlah kolom beton
Vd = volume kolom beton pada pagar
• Volume kolom beton pada pagar ( kb5 )
Diketahui :
P = 25 cm
L = 25 cm
T = 2 m
∑k = 4 buah
Maka :
Ve = p x l x t x ∑k
= 0,25 m x 0,25 m x 2 m x 4 buah
= 0,5 m3
Keterangan :
P = panjang kolom beton
L = lebar kolom beton
T = tinggi kolom beton
∑k = jumlah kolom beton
Ve = volume kolom beton pada pagar
• Volume keseluruhan kolom beton
V1 = Va + Vb + Vc + Vd + Ve
= 1,0125 m + 0,36 m + 0,24 m + 0,405 m
= 2,0175 m3
-
RAB, part 6
IMANSYAH TAMNGE February 12, 2012
IMANSYAH TAMNGE
Integer sodales turpis id sapien bibendum, ac tempor quam dignissim. Mauris feugiat lobortis dignissim. Aliquam facilisis, velit sit amet sagittis laoreet, urna risus porta nisi, nec fringilla diam leo quis purus.
You might also like
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
No comments:
Post a Comment
Berikan komentar positif Anda tentang artikel ini